Cucak Ijo

TADINYA TIDAK TERAWAT , SAMPAI AKHIRNYA CUCAK IJO INI BISA KAYA GINI

Admin
26 May 2026 5 Min Read
TADINYA TIDAK TERAWAT , SAMPAI AKHIRNYA CUCAK IJO INI BISA KAYA GINI

Kisah Mas Angga (seorang Single Fighter) yang sukses memulihkan dan merawat seekor burung Cucak Ijo bernama "Ketut". Burung ini awalnya adalah milik ayahnya di daerah Nongkojajar dan berada dalam kondisi yang sama sekali tidak terawat. Setelah dibawa oleh Mas Angga ke Malang, burung tersebut dipoles hingga berhasil menorehkan prestasi di arena lomba.

  • Karakteristik & Asal Burung: Cucak Ijo "Ketut" merupakan jenis burung yang berasal dari pulau Kalimantan. Mas Angga sudah merawat burung ini selama 2 tahun. Ketika berada di rumah, Ketut cenderung tenang dan tidak terlalu banyak berkicau, namun energinya langsung keluar saat berada di lapangan lomba.

  • Pola Rawatan Harian: Mas Angga menerapkan settingan harian yang konsisten, yaitu pemberian jangkrik 3 ekor pada pagi hari dan 3 ekor pada malam hari. Burung ini memiliki rutinitas unik berupa mandi malam. Keunikan lainnya adalah burung Ketut tidak pernah dikerodong saat berada di rumah.

  • Intensitas Lomba & Ciri Siap Tarung: Burung ini biasanya digantang satu minggu sekali, atau satu minggu dua kali jika kondisinya sedang benar-benar prima. Ciri khas utama ketika Ketut berada dalam kondisi siap tempur dan mau bekerja bagus adalah bulunya yang langsung njegrik (berdiri) sejak masih berada di bawah/sebelum naik gantangan.

  • Materi Isian & Prestasi: Untuk masteran di rumah, Mas Angga mengandalkan suara audio (MP3) yang memuat isian mewah seperti Cililin, kapas tembak, cucak jenggot, gereja tarung, dan konin. Berkat materi tersebut, Ketut sempat menorehkan prestasi gemilang dengan mencetak kemenangan hattrick (juara 1 sebanyak tiga kali) di Mojosari sebelum sempat mengalami masa rewel.

    Sumber : @kicauJawara

Ringkasan Pertanyaan (FAQ)

Jawaban:

Mas Angga menerapkan kombinasi perawatan harian yang cukup unik dan konsisten untuk Cucak Ijo Ketut. Pola makannya diatur dengan memberikan jangkrik sebanyak 3 ekor pada pagi hari dan 3 ekor pada malam hari. Hal yang membedakan dari perawatan Cucak Ijo pada umumnya adalah burung ini dibiasakan untuk mandi pada malam hari dan sama sekali tidak pernah menggunakan kerodong (tanpa kerodong) selama kesehariannya di rumah.

Jawaban:

Menurut penuturan Mas Angga, Cucak Ijo Ketut memiliki kebiasaan yang cenderung tenang dan jarang berbunyi saat berada di rumah. Namun, indikator utama bahwa burung tersebut sedang dalam kondisi fit dan siap kerja bagus di lapangan adalah ketika bulu-bulunya langsung njegrik (berdiri/jambul) sejak masih berada di bawah paddock, sesaat sebelum dinaikkan ke tiang gantangan.