Fenomena umum pada burung Murai Batu, yaitu pasang badan saat dilombakan atau bertemu dengan burung lain. Mas Eko dari DRK Murai Batu menjelaskan bahwa ini bukanlah perilaku error, melainkan respons alami burung petarung (fighter).
Mengapa Murai Batu Pasang Badan?
Insting Alami: Di alam liar, ini adalah bentuk intimidasi untuk mempertahankan wilayah. Saat di gantangan, burung masuk ke mode tarung (agresi tinggi) dan bukan mode perform (berkicau).
Penyebab Utama:
Terlalu Muda : Burung muda sistem sarafnya belum stabil, sehingga suasana ramai dianggap sebagai ancaman.
Suhu Tubuh Terlalu Tinggi : Metabolisme meningkat tajam, detak jantung cepat, dan otot tegang, membuat burung lebih memilih pasang badan daripada berkicau.
Masa Mabung : Kondisi hormon yang tidak stabil dan tubuh yang sensitif membuat burung tidak nyaman untuk bertarung.
Kesalahan Perawatan : Ketidaksesuaian penanganan (misalnya burung metabolisme cepat dirawat dengan metode metabolisme lambat) atau kurangnya stimulasi karena terlalu sering dikerodong.
Saran Perawatan:
Jangan memaksakan burung yang belum siap mental atau sedang mabung untuk dilombakan.
Untuk burung dengan suhu tubuh tinggi, hindari penjemuran berlebihan, berikan pemandian rutin, dan lakukan pengembunan.
Perhatikan ciri-ciri fisik seperti kondisi kotoran dan perilaku untuk menentukan apakah burung sedang stres, kepanasan, atau masuk fase ganti bulu.
Sumber : Drkmuraibatu